Ikut War Takjil. Ikut Juga Pola Makan Sehat

War takjil menjadi fenomena yang menggambarkan situasi berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa. Masyarakat yang telah menjalani puasa seharian seperti lapar mata dalam melihat berbagai macam hidangan yang dijual, sehingga mereka merasa ingin membeli dan mengonsumsi semua makanan atau minuman yang mereka inginkan. Tapi perlu diingat juga untuk tetap memperhatikan asupan makanan saat berbuka puasa, karena jika berlebih bisa memberikan efek buruk untuk kesehatan, seperti mual, muntah, gangguan pencernaan, kenaikan berat badan, dan berisiko menimbulkan penyakit degeneratif (diabetes, darah tinggi, stroke, penyakit jantung, dsb).

Sebaiknya lakukan hal berikut:

  1. Awali buka puasa dengan kurma dan air putih.
  2. Konsumsi makanan tinggi protein, seperti daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan, produk susu rendah lemak, tahu, tempe, dan kacang-kacangan
  3. Konsumsi makanan tinggi serat seperti buah dan sayuran.
  4. Konsumsi sumber karbohidrat kompleks seperti nasi, jagung, singkong, ubi, atau kentang.
  5. Penuhi kebutuhan cairan dengan minum air putih 8 gelas per hari agar tidak dehidrasi dan tetap bisa berkonsentrasi saat puasa.
  6. Makanlah secara perlahan dan hindari porsi yang berlebihan.
  7. Beri jeda waktu minimal 2 jam antara makan malam dan tidur malam.

Hindari hal berikut:

  1. Makanan berminyak seperti gorengan atau makanan yang mengandung banyak santan.
  2. Makanan dengan tinggi gula seperti kue atau es campur.
  3. Makanan olahan dan makanan tinggi garam atau makanan cepat saji.
  4. Minuman berkafein dan bersoda.
  5. Makanan bergas seperti nangka, durian dan minuman berkarbonasi secara berlebihan.
  6. Makanan yang terlalu pedas dan asam, karena dapat mengiritasi lambung.